Rabu, 25 November 2015

Tentang rindu menulis

Beberapa lama tidak menulis membuat kaku dan bingung dengan ide yang silih melintas di kepala. Seperti ingin menuliskan semuany sekaligus.

Anak-anak sudah besar-besar saat ini..aisha 11thn 6 bulan, Maliq hampir 8 tahun dan si bayi Langit akan berulang tahun keempat bulan depan.

Sungguh cepat waktu berlalu..our little house on the Pelaihari city kehilangan banyak bab. Ada banyak babak yang tidak terdokumentasikan..harus saya susun dari kepingan yang tercecer di telepon pintar, evernote dan media sosial..jika saya ingat mendokumentasikannya.

Kota kecil Pelaihari yang dulu masih begitu desa sudah berkembang sedikit demi sedikit menjadi agak riuh khas kota kecamatan. Ada terbersit ide menuliskan Lampu Merah Pertama kota kami..

Bagaimanapun, rindu juga menuliskan lagi semuanya. Semangat!!!!

Selasa, 03 Desember 2013

Thank you!

Email look weird? View it on the web here.
   
   
  NO.1 Decide Where to Go in China  
  On your first time visit to China where you want to go will depend on your interests, who you're traveling with as well as on how much time you have. For most people the first time trip will include the classic sites such as: Great Wall and Forbidden City in Beijing, the Terracotta Warriors in Xi'an and of course the Karst scenery of Guilin.
Most used itinerates for first time visitors:
 
China Dreams 11 Days Tour
China Relaxation 11 Days Tour
China Essence 8 Days Tour
  NO.2 Decide When to Go to China  
  Going to China can take you to a number of different seasons or temperatures or altitudes depending on your travel plan. Research the weather, there are definitely better times and worse times to visit China in terms of temperature and how to avoid domestic travel peak time.
Check out below for more information:
 
Best time to visit China
China Weather and Climate
Travel Checklist
  NO.3 Decide How Long You Want to Stay in China  
  How long you decide to stay in China is entirely up to you. We do recommend a combined 10-12 day trip with the addition of Shanghai or Hong Kong. For those who prefer a longer stay 14-15 day trip is also ideal.
Check out below for more information:
 
Chinese Festivals
Chinese Visa
Chinese Embassies Overseas
  NO.4 Traveling with Children  
  China is a perfect destination for a family vacation with numerous popular family tourist attractions. Beyond the Great Wall and Giant Pandas our family tours offer activities such as Kung Fu taster classes, cooking, cycling in the countryside, and kayaking with exquisite countryside scenery. These are just a few of the exciting activities we have on offer for children.
Most Popular Family Tour Packages:
 
Giant Pandas, Jiuzhaigou Valley and Colorful Yunnan 11 Days tour
Hong Kong 4 Days Tour
  NO.5 How Do You Want to See China?  
  If you've been to China before but are in search of a new way to explore the fascinating cities we have the packages just for you! Our latest high-speed train tours, sidecar tours and our amazing Great Wall helicopter tours!
Best packages for out of the ordinary experiences:
 
Oriental Express China Tours
 
Great Wall Helicopter Tours
 
Side Car Beijing Tours
★ Our brand new private tour section is launched for China tour inspirations and better travel planning. For more information check out here.
 
Contact Us
Fax: +86755 2502 9219 | Website: www.chinatouradvisors.com | 24X7 Toll Free 1-888-819-0013 (USA & CA)
 
 
Branches: Beijing | Shanghai | Xian | Guilin | Chengdu | Guangzhou | Shenzhen | Zhuhai | Hongkong | Macau | Los Angeles | Singapore
© 1998 - 2013. All Rights Reserved to chinatouradvisors.com
Unsubscribe instantly from these emails by click here.
.

Selasa, 25 Juni 2013

Saya : Ibu Rumah Tangga saja



Sudah hampir tertidur ketika si telepon pintar berbunyi dan sebuah email masuk. Jangan lupa mengkonfirmasi kehadiran anda untuk perkuliahan besok sore, ditunggu hingga hari ini pk.24.00.
Saya langsung bangun, menyalakan laptop dan melakukan daftar ulang yang diminta. Lalu memeriksa anak-anak yang sudah tertidur dikamarnya, dan teringat beberapa tutorial dari kursus online Washington University yang belum saya selesaikan. Hard Deadline masih seminggu lagi, tapi saya menyukai materinya  jadi lebih baik segera diselesaikan.
Lucu ya? Padahal tiga tahun yang lalu saya memiliki pendapatan yang lebih dari cukup kalau hanya ingin belajar atau mempelajari berbagai hal lewat beberapa media, tapi waktunya tidak pernah cukup. Pulang, adalah waktu anak-anak dan suami tentunya.
Sekarang, dengan bangun pukul 4 pagi setiap hari –karena begitu para malaikat kecil terbangun mereka akan mengacaukan waktu mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan berbagai hal dan permintan- lalu mulai memutar mesin cuci, menyalakan pemanas nasi, membuat sarapan dan bekal sekolah serta membersihkan lantai, setelah mengantar anak-anak ke sekolah saya praktis tidak ada yang dikerjakan lagi pada pukul 7.30 pagi!
Maka yang tadinya hanya “bermain” di perpustakaan sekolah aisha yang begitu lengkap koleksinya, akhirnya saya bekerja sambilan di laboratorium komputernya. Sekedar mengisi waktu luang sampai tiba waktunya menjemput anak-anak lagi.
Dan dengan waktu yang sedemikian padat tapi luang, saya menemukan bahwa dengan tidak bekerja kantoran lagi begitu banyak hal yang bisa dipelajari, dari rumah. Pertama, keterampilan standar yang dulu tidak terpikir untuk dikuasai : memasak, mengendarai apa saja yang ada (yang terpenting anak bisa berkegiatan),hingga mempelajari program komputer dari buku TIK  Aisha demi menjawab pertanyaannya. Kedua : Parenting, ilmu mengasuh dan mendidik anak..entah berapa buku sudah saya habiskan untuk mempelajari hal ini. Terlambat adalah alasan dan motivasi saya, 6 tahun 6 bulan Aisha serta 3 tahun untuk maliq menghabiskan waktunya dengan diasuh orang yang bukan ibunya. Saya bahkan mengikuti kuliah online di sebuah komunitas : www.ibuprofesional.com hanya untuk keperluan ini. Selain itu saya juga memperdalam minat saya – yang sudah pernah dipelajari dan digunakan saat bekerja dulu- hingga kini untuk sekedar bekerja sosial, ternyata masalah komputer jaringan, diantaranya dengan mengikuti kursus online via coursera. Ketiga : saya melalap habis semua hal tentang kurikulum sekolah yang bisa saya temukan referensinya, keberadaan Aisha di sekolah negeri yang jauh dari ibukota membuat suami mengkhawatirkan masalah kecukupan pendidikannya, walaupun saya pribadi lebih memilih Home Education tinimbang sekolah formal. Tapi hal tersebut tentu saja bukan sesuatu yang harus diperbincangkan.

Berikutnya di daftar tunggu saya ada belajar “mengajar untuk orang yang tidak berlatar pendidikan sebagai guru”, psikologi praktis dan belajar menjahit!
Lainnya : tentu saja menulis, bisa dipelajari diantaranya via milis yuk_nulis, blog walking, gabung dengan komunitas blogger setempat hingga plot_point di twitter. Walaupun kegiatan menulis saya sempat terhenti beberapa waktu belakangan ini, tidak berarti saya berhenti belajar menulis. Dan yang paling menyenangkan dari semuanya adalah tidak ada beban yang menyertainya. Seperti anak sekolah rumah, mungkin (Aisha-HS Wanna be). Ibu-ibu yang tidak bekerja formal seperti saya mempelajari hal-hal yang diinginkannya setiap saat, selagi ada kesempatan. Tanpa harus membuat resume untuk direksi atau presentasi knowledge sharing untuk anak buah..karena di formulir apapun yang memuat kolom pekerjaan, saya : Ibu rumah tangga saja.